Maskapai “x” Diduga Palsukan Izin Terbang, bagaimana Bisa Terjadi?

Sebuah maskapai diduga memalsukan izin terbang. Kementerian perhubungan pun menyerahkan proses hukum seutuhnya kepada Bareskrim Polri.

“Kasus ini sudah diadukan ke Bareskrim. Dari Kemenhub sudah melaporkan tentang adanya flight approval (izin terbang) palsu,” ungkap Kepala Pusat Komunikasi Publik Kemenhub JA Barata, Selasa (2/2/2015) malam.

Sayangnya Barata enggan merinci mengenai dugaan pemalsuaan dokumen terbang bagi maskapai itu. Ia juga tidak bersedia memberi tahu maskapai mana yang melakukan pelanggaran tersebut.

Maskapai “X” yang dilaporkan oleh Kemenhub . Peristiwa pemalsuan dokumen dilakukan pada penerbangan tak berjadwal rute Denpasar-Makassar kisaran tanggal 25 atau 26 Januari lalu.

Berdasarkan informasi, pelaporan dugaan pemalsuan ini berawal saat petugas ATC menaruh kecurigaan terhadap dokumen flight approval yang diajukan maskapai “X” yang terlihat lebih buram dari dokumen izin terbang pada umumnya.

Terbukti, setelah dicek, nomor flight approval tersebut ternyata palsu dan ternyata dokumen izin terbang itu adalah milik maskapai lain. Pesawat akhirnya tidak diperbolehkan terbang.

Saat dilakukan penyidikan, manajemen maskapai “X”  menyebut mendapat flight approval palsu itu dari ‘permainan’ orang bawah. Namun petugas yang melakukan pemalsuan mengaku mendapat perintah dari manajemen maskapai.

Ternyata ijin terbang saja bisa dipalsukan, bagaimana bisa terjadi?

sebuah PR baru bagi kepolisian untuk mengungkap sindikat pemalsuan dokumen izin terbang ini.

Semoga bisa cepat terungkap.

— dari berbagai sumber

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s